Rabu, 10 Juni 2015

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar yang memiliki keberagaman terbanyak di dunia. Keberagaman tersebut berupa bahasa, budaya, hukum adat, kearifan tradisional, agama hingga ras. Termasuk dalam alat musik tradisionalnya. Setiap daerah pasti mempunyai alat musik tradisional yang berbeda-beda.
Sebagai hasil karya manusia, tentunya kesenian tradisional dapat mengalami tingkat kepopuleran yang signifikan bahkan tidak jarang pula dikemudian hari bisa pudar bahkan musnah. Karinding termasuk dalam kategori salah satu kesenian rakyat yang masih tetap hidup di daerah Jawa Barat walaupun secara kuantitas keberadaanya terus mengalami penurunan karena kurang berminatnya para generasi muda terhadap kesenian karinding. Keberadaan karinding mungkin tidak banyak yang mengenal. Meski usianya telah lampau, tapi bentuk maupun suaranya masih terasa asing di telinga masyarakat Sunda pada umumnya.
Oleh karena itu, maka eksistensi Karinding perlu dilestarikan dan dipertahankan sebagai ciri masyarakat agar lebih dikenal keberadaannya oleh masyarakat yang akhirnya dapat menumbuh kesadaran betapa pentingnya sebuah tradisi lokal yang mengandung nilai-nilai sosial dan budaya bagi masyarakat. Caranya adalah dengan mengenal Karinding lebih dalam, sejarahnya, cara pembuatannya, cara memainkannya, serta melestarikan Karinding itu sendiri agar tidak punah oleh zaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar